Skip to main content

Sumpah Pemuda - 17 tahun "Indonesia" dijajah

Dulu ketika SD dan SMP, guru sejarah sering memberikan pertanyaan: Berapa lama Indonesia dijajah? Ketika diberi pertanyaan itu, maka cepat-cepat kita mengacungkan jari kita dan menjawab: "350 tahun, Bu"....

Ternyata, setelah hal ini dikaji, ternyata 350 tahun ini hanyalah sebuah bahasa mulutnya Bung Karno untuk membangkitkan semangat bersatu bangsa Indonesia ketika itu. Buya Syafi'i Ma'arif mengatakan, Indonesia itu dijajah cuma selama 17 tahun. Karena pada saat VOC datang pada tahun 1605, yang ada hanyalah negara kerajaan: Majapahit, Demak, Samudra Pasai, Kutai, dan lain-lain. Itupun waktu penguasaannya berbeda-beda. Istilah Indonesia baru muncul pada saat sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Dengan kata lain, Indonesia dijajah hanya dari tanggal 28 Oktober 1928 sampai dengan 17 Agustus 1945. Atau lebih jelasnya, memang 17 tahun seperti yang dikatakan oleh Buya Syafi'i itu.

Mungkin untuk sekalian memperingati sumpah pemuda, berikut akan saya kutipkan kembali naskah sumpah pemuda:

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Comments

Musa said…
Kalo menurut saya bukan 17 tapi bukan juga 350 tahun, karena sebelum itu KI Hajar Dewantoro Sudah menggunakan kata "Indonesia".

Mungkin sama cari tau kapan pastinya istilah Indonesia, coba lihat juga di http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/p_musa/2007/09/01/asal-usul-istilah-indonesia-sebagai-sebutan-nama-indonesia/

Popular posts from this blog

Find JIRA issues mentioned in Confluence Page

I have been walking through a lot of pages in internet but have not found any answer except one. However, the answer is not complete, so I will share my experience here. This feature is very useful, especially to summarize the issues found during certain tests, where the tests are reported in a confluence page. I found that there are so many questions about this, but Atlassian seems does not want to bother with this request. I found one way to do this by the following tricks Take one JIRA issue that related to the target confluence page (in this case, say it is GET-895) Find the global ID of a JIRA issue: http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink It will show the JSON like this: [{"id":28293,"self":"http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink/28293","globalId":"appId=662e1ccf-94da-3121-96ae-053d90587b29&pageId=105485659","application":{

Mininet/Containernet Problem: Exception: Error creating interface pair (s2-eth5,s3-eth1): RTNETLINK answers: File exists

If you did not shut down the previous running mininet/containernet network (e.g. if you lose your connection to remote server), you will got the following error when you try to rerun your mininet network Traceback (most recent call last): File "./mynet.py", line 31, in <module> net.addLink(d2, s1) File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/net.py", line 403, in addLink File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 430, in __init__ File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 474, in makeIntfPair File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/util.py", line 202, in makeIntfPair Exception: Error creating interface pair (d2-eth0,s1-eth2): RTNETLINK answers: File exists In order to solve the problem, you need to clean up the previous running topology by using the following command sudo mn -c It will clean up all your cache. It will be something like this $ sudo mn -c *** Re

Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia

Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai.... Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama). #1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan) Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan. #2. Administrasi setelah melahirkan Di klinik biasanya tid