Skip to main content

Posts

Showing posts with the label taushiah

Beberapa poin-poin penting berkait Adab-adab menuntut Ilmu

Dalam belajar atau menuntut ilmu, pengetahuan yang tidak kalah pentingnya dengan ilmu yang akan dipelajari adalah pengetahuan tentang adab menuntut ilmu. Pengetahuan tentang adab-adab mencari ilmu ini penting tidak hanya untuk menuntut ilmu syar'i, tapi juga semua jenis ilmu karena ( http://abufawaz.wordpress.com/2013/08/29/urgensi-dan-faedah-mempelajari-adab-adab-menuntut-ilmu/ ): Dapat membantu dan memudahkan perjalanan seorang hamba dalam menuntut ilmu. Dapat mengetahui ilmu apa yang harus diprioritaskan. Mengetahui bagaimana beraklhaq mulia terhadap guru, teman, orang tua, keluarga, dan orang lain Membuat ilmunya lebih bermanfaat dan barokah Menghiasi dirinya dengan sifat mulia seperti amanah, jujur, kasih sayang, dan lain-lain. Mengetahui bahwa lautan ilmu begitu luas, sehingga menghindarkan diri dari sombong, bangga diri, pamer, dan lain-lain. Berikut beberapa poin yang saya kutipkan dari kitab "Adab Thalabul 'Ilmi" yang saya dapatkan dari islamhouse.co...

Hadis tentang shalat dalam pandangan logika matematika -- sekedar iseng :D

Rasulullah SAW pernah bersabda: "Yang pertama akan dihisab dari seorang hamba adalah shalatnya. Jika baik shalatnya, maka baiklah seluruh amalannya dan jika buruk shalatnya, maka buruklah seluruh amalnya". Kita akan mengotak-atik bagian terakhir dari hadis ini yaitu "Jika baik shalatnya, maka baik seluruh amalannya, dan jika buruk shalatnya, maka buruklah seluruh amalannya" . Kalimat ini bisa dipecah menjadi dua kalimat majemuk: - jika baik shalatnya, maka baik seluruh amalannya - jika buruk shalatnya, maka buruk seluruh amalannya. Kedua kalimat majemuk itu dihubungkan dengan kata hubung "dan" Kalimat tersebut kemudian bisa dibuat menjadi kalimat tunggal simbolis sebagai berikut: - p = baik shalatnya - q = baik seluruh amalannya - ~p = buruk shalatnya - ~q = buruk seluruh amalannya Dengan demikian, maka bentuk kalimat majemuk tersebut adalah sebagai berikut (p -> q) & (~p -> ~q) Untuk kalimat paling luar yang dihubungkan dengan dan (&), kalim...

Mengajar adalah Sebuah Pengabdian

Fiuh, akhirnya kelakon nonton laskar pelangi (dan... pssst... akhirnya kelakon nonton bioskop betulan... selama ini cuma nonton bioskop Trans TV. Hehe). Semalam kami nonton bareng ibu-ibu dari PP Aisyiyah dan beberapa teman dari Muhammadiyah (semalam sebagian besar penontonnya pengurus-pengurus Muhammadiyah). Mereka menyempatkan untuk nonton bareng karena film ini sangat lekat dengan kehidupan dalam salah satu amal usaha muhammadiyah. Banyak kesan yang didapat dari cerita nyata ini. Salah satu yang paling berkesan menurut saya adalah ketika pak Harfan, kepala sekolah SD Muhammadiyah itu, berkata kepada Bu Muslimah kira-kira seperti ini: "Mus, maaf, gajimu dan Bakri tertunda dua bulan". Kemudian Bu Muslimah menjawab: "Tidak apa-apa, Pak. Saya sudah dapat duit dari menjahit". Bagi saya, adegan sederhana itu begitu dalam rasanya. Sebuah pengabdian dari seorang guru baru yang masih muda, yang berkali-kali ditawari untuk menjadi guru di SD PN Timah yang lebih menjamin ke...

Orang pintar pasti akan selalu memperbaiki shalatnya

Ketika pemerintah memutuskan bahwa nilai Ujian Nasional hanya diambil dari 3 mata pelajaran, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, maka serentak orang-orang tua dari anak-anak bimbingan les saya dulu meminta untuk memfokuskan pada ketiga pelajaran tersebut. Seolah-olah mereka berkata: "Mas, sementara sekarang tidak usah belajar IPS, IPA, dan tetek mbengeknya itu, sekarang yang penting adalah tiga pelajaran itu" (jadi inget sama iklannya LA Light: Kalau yang nggak penting itu penting, maka yang penting itu nggak penting... :D) Sementara itu, di mata pemerintah yang menetapkan kebijakan itu, mereka memahami bahwa semua pelajaran akan baik kalau ketiga pelajaran itu baik. Nampaknya hal ini hampir sama dengan apa yang pernah disampaikan Rasulullah SAW terkait masalah shalat: "Yang paling awal dihitung dari seorang hamba adalah shalatnya. Apabila baik shalatnya, maka semua amal yang lain dianggap baik. Apabila tidak baik shalatnya, maka semua amal yang lain ...

Hoax

Kenapa ya, kok hoax selalu saja ada? Topiknya macem macem, mulai dari minta transfusi darah sampai himbauan MUI tentang quran palsu. Kenapa ya, kita begitu gampang ditipu? Kenapa sikap solider kita dimanfaatkan untuk menyebarkan tipuan tipuan seperti itu? Salahkah sikap solider kita? Untuk pertanyaan terakhir, mungkin tepat jika dijawab: tidak salah, cuma kurang tepat. Makanya, teliti dulu sebelum menyebarkan. Jangan sampai kita jadi tangan tangan kanan dari orang pembohong itu. Jangan sampai dosa kita berlipat-lipat karena kita menyebarkan ke banyak orang, yang mereka kemudian menyebar kebohongan itu ke banyak orang lagi. Kita mungkin niatnya baik, agar bisa menolong dan menyelamatkan orang. Tapi, bukankah hal yang paling mengerikan adalah ketika kita inginkan kebaikan, justru malah keburukan dan dosa yang kita dapat? Na'udzubillah. 3 kali 3 jadi 9. kali 3 lagi jadi 27. kali 3 lagi jadi 81. kali 3 lagi jadi 243. Kali 3 lagi jadi 726. Kali 3 lagi? Kali 3 lagi? Sebanyak itu orang...