Skip to main content

Hadis tentang shalat dalam pandangan logika matematika -- sekedar iseng :D

Rasulullah SAW pernah bersabda: "Yang pertama akan dihisab dari seorang hamba adalah shalatnya. Jika baik shalatnya, maka baiklah seluruh amalannya dan jika buruk shalatnya, maka buruklah seluruh amalnya".

Kita akan mengotak-atik bagian terakhir dari hadis ini yaitu "Jika baik shalatnya, maka baik seluruh amalannya, dan jika buruk shalatnya, maka buruklah seluruh amalannya" . Kalimat ini bisa dipecah menjadi dua kalimat majemuk:
- jika baik shalatnya, maka baik seluruh amalannya
- jika buruk shalatnya, maka buruk seluruh amalannya.
Kedua kalimat majemuk itu dihubungkan dengan kata hubung "dan"

Kalimat tersebut kemudian bisa dibuat menjadi kalimat tunggal simbolis sebagai berikut:
- p = baik shalatnya
- q = baik seluruh amalannya
- ~p = buruk shalatnya
- ~q = buruk seluruh amalannya
Dengan demikian, maka bentuk kalimat majemuk tersebut adalah sebagai berikut
(p -> q) & (~p -> ~q)

Untuk kalimat paling luar yang dihubungkan dengan dan (&), kalimat itu benar jika dan hanya jika keduanya bernilai benar. Artinya kalimat ini benar jika kedua kalimat yaitu (jika baik shalatnya, maka baik seluruh amalannya) dan kalimat (jika buruk shalatnya, maka buruk seluruh amalannya) bernilai benar.

Karena kedua kalimat itu merupakan sebuah implikasi, maka kalimat itu akan bernilai salah jika dan hanya jika anteseden (bagian depan) bernilai benar dan konsekuen (bagian belakang) bernilai salah.
Misalkan - pada kalimat pertama:
- shalatnya baik (B)
- baik seluruh amalnya (S)
atau - pada kalimat kedua:
- shalatnya tidak baik (B)
- buruk seluruh amalnya (S)

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa:
- tidak mungkin orang yang shalatnya baik, tapi tidak baik amalannya. (kalimat pertama)
- tidak mungkin orang yang shalatnya tidak baik, tapi baik amalannya. (kalimat kedua)

Comments

Kalimat logika:
(p -> q) & (~p -. ~q)

ekuivalen dengan:
(p <-> q)

Dengan kata lain, makna hadits sama dengan kalimat:
"Sholatnya baik, jika dan hanya jika seluruh amalannya baik"
Anonymous said…
Pak enak nya menggunakan modus tolen atau modus ponen????
hehehehe....

Popular posts from this blog

Find JIRA issues mentioned in Confluence Page

I have been walking through a lot of pages in internet but have not found any answer except one. However, the answer is not complete, so I will share my experience here. This feature is very useful, especially to summarize the issues found during certain tests, where the tests are reported in a confluence page. I found that there are so many questions about this, but Atlassian seems does not want to bother with this request. I found one way to do this by the following tricks Take one JIRA issue that related to the target confluence page (in this case, say it is GET-895) Find the global ID of a JIRA issue: http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink It will show the JSON like this: [{"id":28293,"self":"http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink/28293","globalId":"appId=662e1ccf-94da-3121-96ae-053d90587b29&pageId=105485659","application":{

Mininet/Containernet Problem: Exception: Error creating interface pair (s2-eth5,s3-eth1): RTNETLINK answers: File exists

If you did not shut down the previous running mininet/containernet network (e.g. if you lose your connection to remote server), you will got the following error when you try to rerun your mininet network Traceback (most recent call last): File "./mynet.py", line 31, in <module> net.addLink(d2, s1) File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/net.py", line 403, in addLink File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 430, in __init__ File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 474, in makeIntfPair File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/util.py", line 202, in makeIntfPair Exception: Error creating interface pair (d2-eth0,s1-eth2): RTNETLINK answers: File exists In order to solve the problem, you need to clean up the previous running topology by using the following command sudo mn -c It will clean up all your cache. It will be something like this $ sudo mn -c *** Re

Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia

Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai.... Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama). #1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan) Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan. #2. Administrasi setelah melahirkan Di klinik biasanya tid