Monday, April 14, 2008

Ngakali blocking youtube

Seperti sudah kita ketahui, sejak beberapa hari yang lalu, depkominfo dan beberapa ISP di Indonesia (telkom, indosat, dll) berusaha unjuk gigi dengan melakukan blocking terhadap beberapa situs yang mempunyai video fitna. Salah satu di antaranya adalah youtube. Sejak pemblokiran itu, kalau kita ketik alamatnya di browser kita (http://youtube.com), maka yang muncul adalah pesan bahwa page not found (error 404).
Akan tetapi, sepandai-pandai orang memagari rumah, pasti ada celah untuk masuk, sekecil apapun celah itu. Terhadap pemblokiran ini, masih banyak celah yang bisa dipakai. Salah satunya adalah dengan meminjam proxi di negara lain selain Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan software. Salah satu software yang bisa digunakan adalah OperaTor. OperaTor adalah sebuah browser yang secara otomatis mengambil proxi bebas dari negara lain.
Kita bisa melihat efek dari software ini dengan mengakses http://cmyip.com. Gambar berikut merupakan capture dari akses cmyip dengan menggunakan firefox.















Sedangkan gambar berikut merupakan capture dari akses ke cmyip.com dengan menggunakan OperaTor pada waktu yang sama dengan cmyip dari firefox.














Dari kedua gambar tersebut, dapat dilihat bahwa dengan menggunakan OperaTor, kita dianggap tidak berada di Indonesia (kebetulan pas saya capture ini, akses proxy yang digunakan adalah dari Berlin, Jerman).
Dengan demikian, maka kita bisa mengucapkan selamat tinggal pada pemblokiran. Selamat mencoba....

Cerita Pasukan Arung Jeram Informatika

Sebenarnya pengen cerita banyak tentang raker dan arung jeram di Magelang kemarin Kamis s.d. Sabtu, 10-12 April, tapi Bu Ami dan Mas Andri dan cerita, jadi ndak usah aja. Yang pasti, arung jeramnya muenuariiiik buanget. Pengen arung jeram lagi kalau ada duit dan temen.

Tuesday, April 1, 2008

Pandangan Hidup Mahasiswa


Kuliah di UNY, artinya harus siap dengan HPT . HPT di sini bukan Himpunan Putusan Tarjih-nya Muhammadiyah, tapi HPT di sini adalah Hidup Penuh Tugas. Ya, hampir setiap mata kuliah memberikan tugas dan tugasnya rata-rata mingguan. Tapi, kalau dijalani dengan senang, semua terasa nyaman dan menyenangkan, karena justru dengan tugas kita bisa belajar.

Salah satu tugas yang menarik adalah di mata kuliah Apresiasi budaya. Tugasnya adalah meneliti kondisi mahasiswa terkait hal tertentu. Kebetulan kelompok kami dapat tema pandangan hidup. Tema ini sangat menarik bagi kami, karena pandangan hidup merupakan hal yang akan menentukan seperti apa hidup seseorang.


Mulailah kami meneliti mahasiswa-mahasiswa UNY tentang pandangan hidup mereka. Kami melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan naturalistik. Pendekatan ini kami ambil karena pendekatan ini akan memberikan gambaran atau deskripsi secara alami tentang apa yang ada pada objek penelitian. Kami mengajukan kepada mereka satu pertanyaan sederhana, yaitu: apa 5 hal yang paling penting dalam hidup anda? Kenapa pertanyaan itu? Karena hal-hal yang dianggap penting merupakan cerminan dari orientasi hidup mereka, sedangkan orientasi hidup mereka mencerminkan pandangan hidupnya.

Setelah kami kumpulkan data-datanya, hasilnya adalah sebagai berikut:

poin
Prosentase yang memilih poin tersebut
agama
86.67
keluarga
86.67
teman/sahabat
86.67
ilmu
46.67
harta
20.00
hati nurani
13.33
makan
13.33
kebebasan
13.33
kedewasaan
6.67
prinsip hidup
6.67
tanggung jawab
6.67
kebahagiaan
6.67
informasi
6.67
visi
6.67



Dari hasil penelitian tersebut, kami menyimpulkan bahwa pandangan hidup mahasiswa (UNY) adalah sesuatu yang terutama sangat berkaitan dengan agama, keluarga, dan sahabat, sementara yang lain merupakan sesuatu yang bukan menjadi hal yang sangat menguasai pandangan hidup mereka.

Satu hal yang cukup menarik bagi kami adalah ternyata ilmu dinyatakan penting hanya oleh 47%. Artinya bahwa kurang dari setengah dari mahasiswa yang menyatakan bahwa ilmu penting dalam hidup mereka. Maka ya kemudian wajar jika banyak mahasiswa yang masuk kelas milih-milih dosen yang kira-kira memberi nilainya bagus-bagus. Wajar jika kemudian banyak mahasiswa yang motivasi belajarnya rendah dan baru mau belajar jika mau ujian atau jika ada tugas. Dan lain-lain.


Saya jadi penasaran, kira-kira kalau diberi pertanyaan yang sama, anak-anak UII akan menjawab seperti apa? Dosen-dosennya juga akan seperti apa?