Monday, December 7, 2009

Nama asli artis


Ketika seseorang memilih profesi menjadi artis, kadang salah satu konsekuensinya adalah mengganti nama mereka dengan "nama panggung" yang lebih menjual daripada nama aslinya. Oleh karena itu, yang kita ketahui biasanya hanya nama panggungnya, dan kita jarang tahu nama aslinya. Pasti penasaran kan siapa nama asli dari artis2 di Indonesia?

1. Chrisye: Krisman Rahardi
2. Iwan Fals: Virgiawan Listanto.
3. Sania: Siti Tuti Susilawati Sutisna.
4. Pepeng: Ferrasta Soebardi (Lebih keren nama aslinya ya.. :D)
5. Dede Yusuf: Macan Effendi (Macannya hilang... heehhe)
6. Dorce Gamalama: Ahmad Ashadi (Wkwkwkwkwkw)
7. Bimbim Slank: Bimo Setiawan Almachzumi. (masih nyambung lah)
8. Dewi Persik: Dewi Murya Agung. (Dari Persik, Say?)
9. Annisa Bahar: Ani Setiawati (kayak temen SD. Hahaha)
10. Dian Sastro: Diandra Paramitha Sastrowardoyo. (Namanya sekeren orangnya)
11. Ian Kasela "RADJA": Samijan. (Mirip sama tetangga di desaku)
12. Tamara Bleszynski: Tamara Nathalia Christina Mayawati Bleszynski. (namanya sepanjang pahanya)
13. Pretty Asmara: Nyokapnya Pretty ber-Asmaraan Ama Bokapnya. Ngasal... :D
14. Cut Memey: Decy Meilani Susanti.
15. Rhoma Irama: Raden Haji Oma Irama. (Raden Haji? Hmmm... kasih nama anak gitu aaaaah....)
16. Mulan Kwok: Wulansari. Kwokwokwokwok...
17. Sujiwo Tejo: Agus Hadi Sujiwo
18. Agung Yulianto: Ki Joko Bodo (jauh amat....)
19. Krisdayanti: Kris Dayanti (beda spasi, mbak?)
20. Evie Tamala: Cucu Suryaningsih.... (???)
21. Wulan Guritno: Sri Wulandari.
22. Tukul Arwana: Rianto. (tak pikir sudah tukul dari sononya)
22. Komeng: Alfiansyah. (no komen[g])
24. Bams Samsons: Bambang Reguna Bukit. (harusnya Bamrb Samson)
24. Tarzan: Toto Maryadi.
25. Titik Puspa: Sudarwati. (Lik Sudar)
26. Didi Kempot: Didi Prasetyo. (sekarang sudah gak kempot lagi, sudah gemuk)
27. Jojon: Djuhri Masdjan.
28. Audy: Paula Allodya Item. (aku penggemar lagumu satu jam saja, mbak)
29. Eno Lerian: Dwi Retno Rahastri Lerian.
30. Indro Warkop: Indrojoyo Kusumonegoro.
31. Dewi Yull: Raden Ajeng Dewi Pujiati.
32. Sys NS: Mas Haryo Heroe Syswanto Ns Soerio Soebagio. (wedian, panjang biangeeeeeeeeeeeet)
33. Eko Patrio: Eko Indro Purnomo.
34. Miing Bagito: Kang Tubagus Dedi Gumelar.
35. Tessy: Kabul Basuki. (semoga terkabul, bas...)
36. Inul Daratista: Ainur Rokhimah. (Gene Islami)
37. Memes: Meidiana Maemunah.
38. Maia: Maya Estianty.
39. Gusti Randa: Yungki Gustiranda.
40. Nia Paramitha: Pradnya Paramitha.
41. Amara Lingua: Tuwuhadijatitesih Amaranggana. (Wow, jawa banget namanya)
42. Aming: Aming Supriatna Sugandhi.
43. Andien: Andini Aisyah Hariadi.
44. Adjie Massaid: Chandra Pratomo Samiadji.
45. Della Puspita: Nisisari Henny Puspita.
46. Dik Doang: Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma. (Den Dik)
47. Ikke Nurjanah: Hartini Erpi Nurjanah.
48. Yuni Shara: Wahyu Setyaning Budi. (Mbak Wahyu to? Piye kabare, mbak?)
49. Titi Kamal: Kurniaty Kamalia.
50. Cici Tegal: Sri Wahyuningsih. (Mirip ama Bu Cici)
51. Roy Martin: Roy Wicaksono.
52. Titi DJ: Titi Dwijayati.
53. Nirina Zubir: Nirina Raudatul Jannah Zubir. (ambil depan belakang, kayak gendang)
54. Anya Dwinov: Anya Dwinovita Pahlawanti.
55. Parto Patrio: Eddy Supono.
56. Deddy Corbuzier: Deddy Cahyadi Sundjoyo. Corbuzier-nya apaan tuh?
57. Uut Permatasari: Utami Suryaningsih.
58. Ria Irawan: Chandra Ariati Dewi Irawan.
59. Iis Dahlia: Iis Laeliyah.
60. Chicha Koeswoyo: Mirza Riadiani. Koeswoyo jelas dari bokapnya, kalau Chicha-nya?







































































Thursday, December 3, 2009

Proses mencari akte kalahiran

Alhamdulillah Allah mengkaruniakan putra kepada kami berdua pada tanggal 5 november kemarin. Tujuh hari kemudian, kami memberinya nama Muhammad Dzaki Abdurrohman.

Setelah memberinya nama dan mengaqiqahinya, langkah selanjutnya adalah mencarikannya akte kelahiran. Bagi anda yang juga kebetulan mau mencari akte kelahiran untuk putra putrinya, barangkali sharing saya ini bisa membantu.

Pertama, siapkan surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan. Surat ini diperlukan untuk mendapatkan surat keterangan resmi dari kelurahan. Untuk mendapatkan surat ini di kelurahan, saya diminta membayar 3 ribu rupiah.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan nama putra putri kita ke dalam KK. Untuk mengurus ini, kita perlu membawa surat ketrrangan lahir dari kelurahan serta KK asli ke kecamatan. Untuk proses memperbarui KK ini, prosesnya gratis. Prosesnya seharusnya cepat, tapi untuk proses ini ternyata butuh waktu dua hari. (dulu pernah dlusap dlusup ke kantor kecamatan, memperbaiki komputer kecamatan. Setelah selesai pegawainya menghadiahi saya KTP baru, yang kebetulan hampir habis. Ternyata prosesnya hanya lima menit).

Langkah selanjutnya adalah melakukan legalisir foto kopi KK, KTP, surat kelahiran, dan surat nikah di kelurahan. Setelah itu, pergi ke dinas perijinan atau ke dinas catatan sipil. Kalau di bantul (ndak tahu kabupaten lain gimana), prosesnya di kantor dinas perijinan, bukan di catatan sipil. Syaratnya:
. KK yang dilegalisir
. Surat kelahiran yang dilegalisir
. Foto kopi ktp suami istri yang dilegalisir
. Foto kopi surat nikah yang dilegalisir
. Formulir permohonan dengan ditanda tangani dua orang saksi. Kalau kita tidak bawa saksi, biasanya di kantor sudah ada calo calo saksi. Cukup dengan membayar 5 ribu rupiah.

Setelah semua dokumen lengkap, tinggal serahkan semua dan tunggu. Biasanya prosesnya cepat dan bisa ditunggu. Untuk akte saya, saya masukkan dokumennya jam 10 dan selesai kira kira jam 11. Prosesnya juga gratis.

kalau mau dihitung hitung, anggaran untuk nyari akte adalah sebagai berikut:
. 3 ribu, untuk surat kelahiran kelurahan (padahal di formulir tercantum mbayarnya cuma 500)
. 5 ribu, kalau tidak bawa saksi. Kalau bawa saksi, ndak perlu.
. 5 ribu, untuk bensin.
. Berhubung tidak jajan, berarti total hanya habis kurang lebih 13 ribu rupiah.

semoga bermanfaat...

http://arwanahmad.com

Sent from my heart

Powered by silaturahim