Sunday, November 30, 2008

Anak-anak jaman modern yang terdzolimi

Pada acara Nickelodeon Kid's Choice Award tanggal 29 November 2008. Ada satu hal yang membuat saya prihatin. Tidak lain tidak bukan adalah karena ini adalah acara anak-anak, tapi yang menjadi nominator-nominator pilihannya adalah orang orang dewasa dan band-band orang dewasa (tentu saja kalau band dewasa yang dinyanyikan juga syair-syair dewasa). Coba tengok nominator-nominatornya berikut:

ARTIS WANITA FAVORIT
Cinta Laura
Luna Maya
Shireeen Sungkar
Marshanda

ARTIS PRIA FAVORIT
Dude Herlino
Teuku Wisnu
Raffi Ahmad
Tora Sudiro

PENYANYI PRIA FAVORIT
Afgan
Ari Lasso
Glenn Fredly
Delon

PEMBAWA ACARA FAVORIT
Ruben Onsu
Eko Patrio
Indra Bekti
VJ Daniel

KARTUN FAVORIT
Naruto
Doraemon
Spongebob
Avatar

GRUP BAND FAVORIT
Ungu
The Changcuters
D'Masiv
Project Pop

ATLET FAVORIT
Taufik Hidayat
Bambang Pamungkas
Maria Christine
Chriss Joh

WANNA BE (Special Awarding)
Cinta laura
Agnes Monica
Afgan
Raffi Ahmad

Coba anda lihat, semuaaaaa orang dewasa, dan tidak satupun yang anak-anak (kecuali yang kartun).

Untuk lagu anak-anak, mungkin wajar kalau mereka milih Afgan, Ungu, dll, karena memang sekarang tidak ada lagu-lagu anak-anak lagi. Tapi, untuk aktor dan aktris, kan aktor aktris anak-anak sekarang banyak? Lha kok ya tidak ada yang dinominasikan?

Ealaah, lha wong itu ki acara untuk anak-anak kok yang dipilih malah orang-orang dewasa semua. Ndak ada anak-anaknya. Apa ya anak-anak itu sudah mau diajari terbunuh oleh cinta mereka (d'masiv), diajari sadis (afgan), diajari untuk mempunyai kekasih gelap (ungu). Gek gimana to ya...??

Kasian ya, anak-anak jaman sekarang....

Dulu, saya ingat ketika saya masih kecil. Alhamdulillah saya tidak pernah mendapati ada acara-acara seperti ini. Dulu, buanyaaak sekali lagu-lagu anak-anak. Tiap minggu ada Kak Puput Novel yang memandu acara lagu anak-anak. Di sana, muncul artis-artis kecil seperti Enno Lerian, Bondan Prakoso, Trio Kwek-kwek dan lain-lain (dengan lagu yang ng-anak juga). Lagu-lagunya pun banyak yang mendidik, mengenalkan tentang lumba-lumba (Bondan Prakoso), mengenalkan tentang makanan nusantara (Enno Lerian), dan lain-lain.

Sungguh kasian anak-anak sekarang. Tidak ada lagi lagu-lagu anak-anak di TV. Tidak ada lagi acara-acara yang mendidik kreativitas (seperti acara menggambarnya Pak Tino Sidin dulu). Tidak ada lagi siaran pendidikan (seperti acara-acara di TPI dulu).

Yang ada sekarang hanya lagu-lagu anak dewasa bertema cinta dengan tema cinta yang mengerikan dan menjijikkan. Yang banyak ada sekarang hanya acara kartun dengan tema-tema kekerasan. Yang ada sekarang hanyalah sinetron-sinetron dengan ekspresi-ekspresi tokohnya yang sadis, senang menyiksa, tidak menghormati orang lain, dan saling iri.

Oh, anak-anak modern yang terdzolimi, kasian mereka...

Mendhing tidak punya TV.....

Saturday, November 29, 2008

Jambu, obat alami untuk mencret dan demam

Sejak pakdhe saya meninggal malam jumat kemarin, saya jadi takut untuk berobat ke dokter dan mencoba untuk mencari obat-obatan alami. Untuk diketahui, pakdhe saya dulu menderita diabetes. Setelah berobat dengan anti diabetes, ternyata malah ginjalnya bermasalah karena ginjalnya tidak kuat dengan obat diabetesnya.

Sejak hari jumat kemarin, saya mencret dan demam. Oleh mertua, saya dinasehati untuk membuat jus daun jambu muda dari jambu susu (sejenis jambu kluthuk, tapi yang daging dalamnya berwarna merah). Setelah minum segelas, alhamdulillah tidak sampai satu hari, mencret saya berangsur-angsur sembuh.

Cara membuatnya cukup sederhana:
1. Ambil beberapa helai daun jambu yang masih muda (ambil daun-daun yang ada di ujung batang), lalu cuci sampai bersih.
2. Masukkan daun ke dalam blender, beri gula (kalau mau, sedikit garam)
3. Masukkan air matang (tidak panas) secukupnya
4. Segera minum

Jambu juga pernah membantu saya ketika dulu saya demam berdarah (ketika itu hari kedua UMPTN.. hiks hiks... tapi alhamdulillah lulus :D). Buah jambu (semua jenis jambu kluthuk) secara turun temurun digunakan untuk obat demam. Tidak hanya demam berdarah, tapi semua jenis demam insya Allah dapat diobati dengan jambu.

Jambu bisa dimakan langsung atau dengan dibuat jus.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Thursday, November 6, 2008

Berani beda


Dalam sesi istirahat dalam acara di hotel, biasanya tidak disediakan kursi untuk tempat kita makan. Menyikapi hal itu, hal yang paling umum dilakukan adalah makan sambil berdiri. Padahal, kalau kita kembalikan ke sunnah, Rasul SAW melarang kita untuk makan sambil berdiri (kalau minum, boleh berdiri, tapi kalau makan tidak boleh)

Dalam acara "sun developer's day" hari ini, ada sesuatu yang sangat berbeda. Banyak peserta yang makan samail duduk di lantai tempat makan. Berawal dari seorang bapak dari bandung, yang segera dicontoh oleh peserta yang lain.

Wah, hari ini banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Salah satunya yang luar biasa adalah apa yang dilakukan bapak dari Bandung itu. Pelajarannya adalah: pegang teguh sunnah, walau itu adalah hal yang tidak umum dilakukan. Selain itu, beri contoh akan kebaikan, banyak orang yang takut memulai untuk melakukan. Banyak orang yang baru berani kalau ada contoh.

Jadi, beranikah anda memegang teguh sunnah? Beranikah anda menjadi pelopor kebaikan?