Monday, July 21, 2008

Bawa colokan T

Ketika kita bepergian, apalagi ketika kita harus menginap, terkadang kita butuh colokan listrik. Entah itu untuk nge-charge HP, atau nge-charge laptop, atau untuk keperluan lain. Pengalaman saya, ketika menginap di hotel atau penginapan, biasanya kita hanya dapat satu colokan listrik. 

Oleh karena itu, ketika bepergian, apalagi ketika menginap, dalam tas saya tidak lupa saya bawa serta colokan T, agar ketika butuh listrik bareng-bareng bisa dapat semua.

Mungkin tips ini juga berguna bagi anda... :D

Kaget.....

Kaget, kata itulah yang menggambarkan apa yang terjadi pada saya dan teman-teman di Jurusan. Secara mendadak, ada berita bahwa mau ada inspeksi dari Dikti untuk mengecek tentang pelaksanaan Hibah (PHK A2). 

Sesegera mungkin kami menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Dan, tanggal 21 sampai tanggal 22 Juli 2008, dimulailah proses audit itu. Setelah menunggu seharian (tgl 21), ternyata kami baru dapat giliran audit jam 8 malem, itu saja kami harus ngangkut dokumen-dokumen kami ke rektorat.

Fiuh... Ternyata banyak kesalahan. Kami baru sadar bahwa pengetahuan kami kuraaaaaang sekali. Banyak sekali kekurangan, banyak dokumen-dokumen yang kurang atau bahkan salah prosedur dalam proses lelang. 

Dari hal ini banyak hikmah yang kami dapat. Salah satunya adalah sebuah pengakuan kepada Allah bahwa sebanyak-banyaknya ilmu yang sudah kami punyai, ternyata ada banyaaaaaak sekali ilmu yang belum kami ketahui. Subhanallah....

Sunday, July 13, 2008

Update JRE pada Ubuntu

Telah kita ketahui bahwa Java merupakan bahasa yang multiplatform, yang bisa berjalan di banyak sistem operasi. Sekali membuat program, maka bisa dijalankan di mana saja, asalkan di sistem operasi "induk" terdapat Java Environmentnya.

Untuk instalasi JDK (Java Development Kit) atau JRE (Java Runtime Environment) di linux, mungkin teman-teman agak mengalami kesulitan, karena pada beberapa distro linux, misalkan ubuntu, walaupun kita sudah menginstall JRE, tapi JRE sistem tidak otomatis terupdate. Berikut cara mengupdate JRE di ubuntu:

1. misal kita download JDKnya saja sekalian, biar bisa untuk develop Java. Mis yang kita donlot bernama: jdk6u3.bin di  forlder /home/arwan.
2. Buka terminal dan arahkan ke folder dimana master jdk berada
3. ketikkan: $ chmod +x jdk6u3.bin
4. jalankan file tersebut: $ ./jdk6u3.bin
5. Tekan enter sampai EULAnya (End User License Agreement) habis, lalu ketikkan "yes"
6. Update konfigurasi java, ketikkan:
    $ sudo update-alternatives --install /usr/bin/java java /usr/lib/jdk1.6.0_06/bin/java 300
    $ sudo update-alternatives --config java
7. Untuk mengecek apakah java runtime environment yang baru sudah terupdate, ketikkan:
    $ java --version
8. Beres, dah....

NB: pada langkah ke-6, silahkan menyesuaikan versi jdk dengan melihat di /usr/lib :D

Friday, July 11, 2008

Merayu Hardy Heron untuk auto-mount disk

Kalau anda adalah pengguna ubuntu yang berpindah dari ubuntu sebelumnya ke Hardy, maka ada satu hal yang berbeda yang ada di Hardy. Ketika anda masuk ke sistem, hard disk yang terpasang di komputer anda tidak akan di-mount secara otomatis. Agar bisa ter-mount, cara manual yang bisa anda tempuh adalah dengan pergi ke --> Places --> Computer, kemudian nge-klik disk satu demi satu.

Tapi, tentu saja hal ini repot sekali, kan? Oleh karena itu, lebih baik kita set untuk automount. Ini dia caranya:

- ketikkan di terminal: $sudo blkid, perintah ini akan menampilkan id disk dan tipenya.
- buka tab terminal baru, kemudian ketikkan: $sudo gedit /etc/fstab
- buatlah beberapa folder baru di bawah folder /media untuk penamaan disk-disk yang akan kita mount nanti. Misalkan: /media/disk-0, kemudian /media/disk-1, dan sebagainya
- tambahkan disk-disk yang akan di-mount dengan format penulisan sbb:
UUID=NUMBER_ID /media/FOLDER_MOUNT TIPE defaults,umask=007,gid=46 0 0

Keterangan:
NUMBER_ID menunjukkan id disk
FOLDER_MOUNT menunjukkan nama disk setelah di-mount
TIPE menunjukkan tipe file sistemnya (VFAT? NTFS? --> dilihat di blkid)

umask adalah setting untuk permissionnya. 007 menunjukkan bahwa pemilik dan member group yang lain dapat mengakses, tapi tidak yang lain.
gid adalah singkatan dari group ID. bisa berupa angka, bisa juga berupa kata (mis: root, mahasiswa, praktikan, dll). Nilai 46 menunjukkan group root.

Silahkan mencoba....

Mengatasi bug: ata1: port is slow to respond, please be patient (Status 0xd0)

Bug ini muncul sejak pertama kali saya menginstall ubuntu (ketika itu pakai Gutsy). Saya pikir, di Hardy hal itu sudah diatasi, tapi ternyata dengan Hardy masalah itu juga masih muncul.
Masalah yang timbul adalah linux sering hang yang lamanya 'kagak nahan'. Sekali hang, biasanya lebih dari 30 detik, bahkan pernah sampai kurang lebih 5 menitan.
Ternyata, hal ini terjadi karena terjadi eksepsi exception Emask 0x0 SAct 0x0 SErr 0x0 action 0x2.

Nha, untuk mengatasi, ini caranya:
- edit /etc/initramfs-tools/modules dengan editor misalkan gedit. Di terminal, ketikkan
$ sudo gedit /etc/initramfs-tools/modules
- pada file modules, tambahkan baris-baris berikut:

piix
ide_generic
ide_cd
ide_disk

# blacklist bad driver
blacklist ata_piix

# prevent unnecessary modules from being loaded (you don't need to do this)
blacklist ata_generic
blacklist libata
blacklist scsi_mod

- kemudian setelah disimpan, lakukan pengupdatean intuk initramfs dengan mengetikkan:
$ sudo update-initramfs -u


Masalah selesai, dan dunia kembali bersinar

Thursday, July 10, 2008

Sakit lagi, lagi-lagi sakit

Sejak saya kecil, ada satu penyakit yang sangat sering menghampiri saya, yaitu flu. Dari dulu kami selalu meminta obat ke dokter umum. Baru pada tahun 2002, saya mencoba untuk datang ke dokter spesialis THT di daerah dekat Purawisata. Dari dokter itu, saya baru tahu bahwa saya sangat mudah terkena flu karena saya mengidap tiga alergi sekaligus, yaitu alergi debu, alergi bulu, dan alergi dingin.

Selama tiga tahun penuh setelah itu, saya mulai terapi. Pada awalnya, terapi dilakukan seminggu sekali, kemudian dua minggu sekali, lalu tiga minggu sekali, lalu pada akhirnya sebulan sekali. Tentang terapi itu, ketika saya tanya ke dokternya, kata beliau terapi yang dilakukan ini tidak menyembuhkan, hanya mengurangi. Kata beliau, alergi tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikurangi dan dicegah agar tidak diturunkan ke anak cucu.

Sampai sekarang, penyakit flu sangat mudah datang. Biasanya ketika kedinginan dalam waktu yang lama, kemudian ditambah lagi kondisi badan yang tidak terlalu fit, maka saat itulah biasanya flu datang. Biasanya, sebelum flu, didahului dengan badan yang terasa "gembreges" dan wahing-wahing alias bersin-bersin. Maka,  "gembreges" dan bersin-bersin saya "titeni" sebagai satu tanda awal kalau saya mau flu, sehingga ketika badan saya gembreges, saya kemudian istirahat, karena kalau tidak, maka biasanya flu beneran.

Rasanya nggak enak pada mahasiswa, ketika saatnya harus ngajar atau janjian konsultasi, tapi malah badannya gembreges, dan bersin. Rasanya nggak enak pada teman-teman di kampus, karena sering tidak masuk. Rasanya nggak enak sama dosen, ketika saatnya kuliah tapi tidak bisa datang karena tidak enak badan. Rasanya nggak enak sama anak-anak, yang sudah pada nunggu untuk diajari ngaji, tapi malah harus istirahat.

Terkadang saya berpikir, banyak teman-teman saya yang punya banyak keterbatasan. Ada yang tuna netra, ada yang harus pakai tongkat ke mana-mana, tapi mereka bisa mengatasi keterbatasan mereka itu dengan prestasi mereka. Akan tetapi, sampai sekarang, sering saya belum bisa mengatasi keterbatasan saya dalam kesehatan ini.

Ya Allah, saya tahu bahwa setiap apa yang Engkau ciptakan pasti ada maksudnya dan hikmah yang luar biasa di balik itu. Oleh karena itu, saya yakin bahwa ada maksud-maksud tertentu dengan hal ini yang sampai sekarang aku belum sadari.

Ya Allah, seandainya keterbatasan itu tetap ada di diriku, maka tolong, jangan biarkan hal itu mengganggu kewajibanku, jangan biarkan hal itu menyebabkanku mendzalimi orang lain. Amin.

Tuesday, July 8, 2008

Pembelajaran dengan metode debat

Metode ini awalnya saya dapatkan di mata kuliah Speaking IV di UNY. Lalu kemudian ternyata metode ini tiba-tiba muncul di TV-one di acara "debat".

Dalam speaking, metode ini merupakan salah satu metode yang digunakan dalam meng-encourage mahasiswa untuk mau berbicara dengan cara memberikan motion (mosi) tentang satu permasalahan tertentu, kemudian membagi kelas menjadi dua kelompok. Satu kelompok menentang mosi dan satu kelompok mendukung mosi.

Dalam kuliah manajemen teknologi informasi siang ini, metode ini saya gunakan. Mosi yang ditetapkan adalah: "bahwa e-Government harus bisa diterapkan di setiap kabupaten di Indonesia". Kemudian kelas dibagi menjadi kelompok pro dan kelompok kontra.

Ternyata, dengan metode ini, para mahasiswa sangat antusias. Bahkan suasana kelas menjadi agak sedikit panas, namun tetap meriah dan gayeng. Dengan metode ini, saya lihat beberapa anak yang pada perkuliahan-perkuliahan sebelumnya tidak berani ngomong, ternyata mau ngomong. Dengan metode ini, beberapa hal yang menarik kemudian muncul terkait kenyataan tentang mosi yang ditetapkan (penerapan e-Gov di kabupaten di Indonesia).

Metode ini mungkin bisa diterapkan pada kuliah-kuliah lain yang sifatnya adalah analisis dan bukan teknis. Untuk kalkulus atau logika matematika jelas metode ini tidak bisa diterapkan. Akan tetapi dalam kuliah e-Government, e-Commerce, Pengantar Teknologi Informasi, dan lain-lain, mungkin mata kuliah ini akan membuat kelas menjadi lebih hidup dan menyenangkan serta menantang bagi mahasiswa.

Saatnya berkreasi dalam mengajar. Saatnya mencari format-format baru yang lebih menyenangkan dalam belajar.