Thursday, March 13, 2008

Iming iming Duit di Internet

Iming-iming duit dengan alasan 'investasi' sebenarnya bukan barang baru di internet. Tengoklah misalnya investasiprima.com, atau klikdynasis.net, atau situs-situs yang lain yang menjanjikan modal sedikit atau tanpa modal, tapi setelah sekian bulan akan dapat pengembalian yang jauh melebihi modal yang disetorkan.

Kira-kira kok bisa mereka menjanjikan seperti itu???

Untuk bisa menjawabnya, kita akan coba mengambil salah satu situs iming-iming duit ini, yaitu investasiprima.com. Saya sendiri memang tidak terlalu jelas dengan sistem sebenarnya, karena di sana tidak dicantumkan bagaiman cara mereka bisa mengandakan uang sedemikian hebatnya. Tapi karena tidak jelasnya cara itu kemudian kita bermain dengan ilmu kira-kira tentang bagaimana cara mereka. Nha, ilmu kira-kira yang saya punya adalah sebagai berikut:

Untuk investasiprima.com, kita diminta untuk menyetorkan duit 175.000, dan dalam 6 bulan dijanjikan akan dikembalikan 7.000.000 rupiah. Jumlah yang sangat fantastis kalau dibandingkan dengan uang modal awal. Baiklah, kita coba dengan ilmu kira-kira saya:
Diasumsikan setiap bulan ada 30 orang yang 'tertarik' dengan investasi ini: (biar lebih mudah ngitungnya, duit modalnya tak ubah menjadi 150.000 saja)
Bulan I : 150.000 x 30 = 4.500.000
Bulan 2: 150.000 x 30 = 4.500.000 > total : 9.000.000
Bulan 3: 150.000 x 30 = 4.500.000 > total : 13.500.000
Bulan 4: 150.000 x 30 = 4.500.000 > total : 18.000.000
Bulan 5: 150.000 x 30 = 4.500.000 > total : 22.500.000
Bulan 6: 150.000 x 30 = 4.500.000 > total : 27.000.000
Pada bulan ke-6 ini, mereka harus mengembalikan sejumlah 7.000.000 x 30 orang, yaitu sejumlah 210.000.000. Pertanyaannya: Bagaimana mungkin mereka bisa mengembalikan duit yang sebegitu banyaknya dengan pendapatan yang tidak seberapa bila dibandingkan dengan yang harus mereka setorkan??? Apa mereka benar-benar investasikan ke suatu tempat??? Kalau memang diinvestasikan ke suatu tempat, tolong beritahu saya dimana ada investasi yang nyata yang bisa menggandakan uang sebegitu banyaknya.

Tapi, nampaknya banyak orang yang tertipu dengan iming-iming seperti ini (saya menyebutnya 'tertipu', karena secara logis memang tidak mungkin bisa mendapatkan uang sebanyak itu -- lihat penjelasan saya di atas). Nyatanya, dalam beberapa milis, tentang ini juga beberapa kali diposting oleh orang-orang yang nyari downline.

Nulis tentang ini, saya kok tiba-tiba teringat dengan rumus kekayaannya Pak Agfi. Rumusnya seperti ini:
- Ada dua prinsip: knowledge is power dan time is money.
Untuk prinsip pertama, knowledge is power, kita bisa merumuskan prinsip itu sebagai:
K = P
Untuk prinsip kedua, time is money, kita bisa merumuskannya menjadi:
T = M
Seperti kita ketahui sejak SMA dulu, yang namanya Power (Daya) adalah usaha dibagi waktu, atau kalau ditulis dengan rumus:
P = W/T
Dengan demikian, karena P = K dan T = M, maka kita bisa menstubsitusi persamaan itu menjadi
K = W / M

atau sedikit dimodifikasi
M = W / K

Sekedar mengingatkan, M adalah Money, W adalah work (usaha) dan K adalah knowledge.
Dengan rumus tersebut, maka bisa diambil kesimpulan sebagai berikut:
- Dengan usaha yang sama, semakin sedikit knowledge yang dimiliki, maka akan semakin banyak Money yang dipunyai
- Dengan usaha yang sama, semakin banyak knowledge yang dimiliki, maka akan semakin sedikit MOney yang dipunyai.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa orang yang bodho akan punya lebih banyak uang daripada yang pinter.

Terkait dengan iming-iming duit tadi... Orang yang bodho mungkin akan punya lebih banyak uang daripada orang pinter, karena orang yang pinter pasti akan mikir-mikir 235839203839 kali untuk menginvestasikan uangnya di sana. Tapi orang bodho mungkin akan tertarik ke sana, dan mungkin termasuk satu di antara 1000 orang yang yang kebetulan mendapatkan 7.000.000 itu (hanya dia sendiri yang dapat, karena duitnya hanya cukup untuk diberikan ke satu orang itu, yang lain untuk ongkos perusahaan).

Jadi, pertanyaannya adalah: apakah anda mau jadi orang pinter atau orang bodho???

1 comment:

yusdi said...

mungkin mereka pake dukun pak...kayak dikampung2 itu (bisa menggandakan uang),,tapi dukunnya udah belajar HTML,PHP,MYSQL...jadi ga gaptek...

kenapa dengan mudahnya orang terlena dengan uang yg besar?tidakkah mereka berpikir dengan logikanya?