Skip to main content

Hoax

Kenapa ya, kok hoax selalu saja ada? Topiknya macem macem, mulai dari minta transfusi darah sampai himbauan MUI tentang quran palsu.

Kenapa ya, kita begitu gampang ditipu? Kenapa sikap solider kita dimanfaatkan untuk menyebarkan tipuan tipuan seperti itu? Salahkah sikap solider kita? Untuk pertanyaan terakhir, mungkin tepat jika dijawab: tidak salah, cuma kurang tepat.

Makanya, teliti dulu sebelum menyebarkan. Jangan sampai kita jadi tangan tangan kanan dari orang pembohong itu. Jangan sampai dosa kita berlipat-lipat karena kita menyebarkan ke banyak orang, yang mereka kemudian menyebar kebohongan itu ke banyak orang lagi. Kita mungkin niatnya baik, agar bisa menolong dan menyelamatkan orang. Tapi, bukankah hal yang paling mengerikan adalah ketika kita inginkan kebaikan, justru malah keburukan dan dosa yang kita dapat? Na'udzubillah.

3 kali 3 jadi 9. kali 3 lagi jadi 27. kali 3 lagi jadi 81. kali 3 lagi jadi 243. Kali 3 lagi jadi 726. Kali 3 lagi? Kali 3 lagi?

Sebanyak itu orang yang kita tipu, dari menyebarkan berita tak jelas ni pada 3 orang. Bayangkan kalau sekali kirim, anda kirim ke 20 orang. Brapa yang anda tipu? Lebih jelasnya lagi, kira-kira, berapa dosa berantai anda?

Ngeri, bukan?

Comments

Admin TQ said…
Setuju. Bagaimana cara mengenai hoax? Ada di posting saya:
http://asyarif.blogspot.com/2008/01/cape-dehcerita-tentang-hoax.html

Popular posts from this blog

Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia

Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai.... Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama). #1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan) Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan. #2. Administrasi setelah melahirkan Di klinik biasanya tid...

Find JIRA issues mentioned in Confluence Page

I have been walking through a lot of pages in internet but have not found any answer except one. However, the answer is not complete, so I will share my experience here. This feature is very useful, especially to summarize the issues found during certain tests, where the tests are reported in a confluence page. I found that there are so many questions about this, but Atlassian seems does not want to bother with this request. I found one way to do this by the following tricks Take one JIRA issue that related to the target confluence page (in this case, say it is GET-895) Find the global ID of a JIRA issue: http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink It will show the JSON like this: [{"id":28293,"self":"http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink/28293","globalId":"appId=662e1ccf-94da-3121-96ae-053d90587b29&pageId=105485659","application":{...

Android studio in ubuntu - problem: 'tools.jar' seems to be not in Android Studio classpath. Please ensure JAVA_HOME points to JDK rather than JRE.

I love coding, especially Java. Because Android apps is written in Java, I would love to make one as well. Unfortunately, when I tried to install Android Studio on my Ubuntu yesterday, I got this error message: 'tools.jar' seems to be not in Android Studio classpath. Please ensure JAVA_HOME points to JDK rather than JRE. When I google on this error, there are so many websites and forums discuss about this error as well as the solutions. However, in linux (or ubuntu in my case), sometime we have different environment so that the solution will not always work (sometimes we have to do another thing before or after that solution). And this also happen in this case. Here are what I did then: 1. Know what exactly the problem is: the problem is that the JAVA_HOME in my system did not point to JDK. Instead, it points to a JRE. JRE can only be used to run java applications, not to build them. 2. Check the java path used by the system. In terminal, I typed the following: ...