Thursday, July 10, 2008

Sakit lagi, lagi-lagi sakit

Sejak saya kecil, ada satu penyakit yang sangat sering menghampiri saya, yaitu flu. Dari dulu kami selalu meminta obat ke dokter umum. Baru pada tahun 2002, saya mencoba untuk datang ke dokter spesialis THT di daerah dekat Purawisata. Dari dokter itu, saya baru tahu bahwa saya sangat mudah terkena flu karena saya mengidap tiga alergi sekaligus, yaitu alergi debu, alergi bulu, dan alergi dingin.

Selama tiga tahun penuh setelah itu, saya mulai terapi. Pada awalnya, terapi dilakukan seminggu sekali, kemudian dua minggu sekali, lalu tiga minggu sekali, lalu pada akhirnya sebulan sekali. Tentang terapi itu, ketika saya tanya ke dokternya, kata beliau terapi yang dilakukan ini tidak menyembuhkan, hanya mengurangi. Kata beliau, alergi tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikurangi dan dicegah agar tidak diturunkan ke anak cucu.

Sampai sekarang, penyakit flu sangat mudah datang. Biasanya ketika kedinginan dalam waktu yang lama, kemudian ditambah lagi kondisi badan yang tidak terlalu fit, maka saat itulah biasanya flu datang. Biasanya, sebelum flu, didahului dengan badan yang terasa "gembreges" dan wahing-wahing alias bersin-bersin. Maka,  "gembreges" dan bersin-bersin saya "titeni" sebagai satu tanda awal kalau saya mau flu, sehingga ketika badan saya gembreges, saya kemudian istirahat, karena kalau tidak, maka biasanya flu beneran.

Rasanya nggak enak pada mahasiswa, ketika saatnya harus ngajar atau janjian konsultasi, tapi malah badannya gembreges, dan bersin. Rasanya nggak enak pada teman-teman di kampus, karena sering tidak masuk. Rasanya nggak enak sama dosen, ketika saatnya kuliah tapi tidak bisa datang karena tidak enak badan. Rasanya nggak enak sama anak-anak, yang sudah pada nunggu untuk diajari ngaji, tapi malah harus istirahat.

Terkadang saya berpikir, banyak teman-teman saya yang punya banyak keterbatasan. Ada yang tuna netra, ada yang harus pakai tongkat ke mana-mana, tapi mereka bisa mengatasi keterbatasan mereka itu dengan prestasi mereka. Akan tetapi, sampai sekarang, sering saya belum bisa mengatasi keterbatasan saya dalam kesehatan ini.

Ya Allah, saya tahu bahwa setiap apa yang Engkau ciptakan pasti ada maksudnya dan hikmah yang luar biasa di balik itu. Oleh karena itu, saya yakin bahwa ada maksud-maksud tertentu dengan hal ini yang sampai sekarang aku belum sadari.

Ya Allah, seandainya keterbatasan itu tetap ada di diriku, maka tolong, jangan biarkan hal itu mengganggu kewajibanku, jangan biarkan hal itu menyebabkanku mendzalimi orang lain. Amin.

2 comments:

day said...

sy jg alami hal yg sama(sinus+alergi debu,dngin,es+amandel+bronkithis),alhamdulillah udah teratasi dgn :
1. olahraga aerobik (buklan senam kyk mamak2) tp yg cardio,bikin ngos-ngosan.. kyk lari,sepeda,dll.. yg attraktif. gunanya mlancarkan pernafasan bagus buat THT,paru2 & peredaran darah
2. terapi brfikir "+", dan yakin sembuh, kbykan skt sulit smbuh krna sugesti yg buruk + bobot yg tggi
if(debu)then Bersin goto Flu,hehehehe.. so cuek aja
3. waspada MaKAN, byk sayur hijau,rempah2,onion,garlic utk darah yg lancaar.. hindari LEmak,jajanan Luar yg g jelas bahan2(es dr air ktor,bahan kimia,dll)n minyaknya
alhamdllh slm sy dsplin sy tdk sakit lg berbulan2 aplg kedokter,wlw aktivtas terforsir, smoga dpt mmbantu ..(^^,)

arwan said...

@day: thanks, ntar saya coba....