Skip to main content

Merayu Hardy Heron untuk auto-mount disk

Kalau anda adalah pengguna ubuntu yang berpindah dari ubuntu sebelumnya ke Hardy, maka ada satu hal yang berbeda yang ada di Hardy. Ketika anda masuk ke sistem, hard disk yang terpasang di komputer anda tidak akan di-mount secara otomatis. Agar bisa ter-mount, cara manual yang bisa anda tempuh adalah dengan pergi ke --> Places --> Computer, kemudian nge-klik disk satu demi satu.

Tapi, tentu saja hal ini repot sekali, kan? Oleh karena itu, lebih baik kita set untuk automount. Ini dia caranya:

- ketikkan di terminal: $sudo blkid, perintah ini akan menampilkan id disk dan tipenya.
- buka tab terminal baru, kemudian ketikkan: $sudo gedit /etc/fstab
- buatlah beberapa folder baru di bawah folder /media untuk penamaan disk-disk yang akan kita mount nanti. Misalkan: /media/disk-0, kemudian /media/disk-1, dan sebagainya
- tambahkan disk-disk yang akan di-mount dengan format penulisan sbb:
UUID=NUMBER_ID /media/FOLDER_MOUNT TIPE defaults,umask=007,gid=46 0 0

Keterangan:
NUMBER_ID menunjukkan id disk
FOLDER_MOUNT menunjukkan nama disk setelah di-mount
TIPE menunjukkan tipe file sistemnya (VFAT? NTFS? --> dilihat di blkid)

umask adalah setting untuk permissionnya. 007 menunjukkan bahwa pemilik dan member group yang lain dapat mengakses, tapi tidak yang lain.
gid adalah singkatan dari group ID. bisa berupa angka, bisa juga berupa kata (mis: root, mahasiswa, praktikan, dll). Nilai 46 menunjukkan group root.

Silahkan mencoba....

Comments

Popular posts from this blog

Find JIRA issues mentioned in Confluence Page

I have been walking through a lot of pages in internet but have not found any answer except one. However, the answer is not complete, so I will share my experience here. This feature is very useful, especially to summarize the issues found during certain tests, where the tests are reported in a confluence page. I found that there are so many questions about this, but Atlassian seems does not want to bother with this request. I found one way to do this by the following tricks Take one JIRA issue that related to the target confluence page (in this case, say it is GET-895) Find the global ID of a JIRA issue: http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink It will show the JSON like this: [{"id":28293,"self":"http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink/28293","globalId":"appId=662e1ccf-94da-3121-96ae-053d90587b29&pageId=105485659","application":{

Mininet/Containernet Problem: Exception: Error creating interface pair (s2-eth5,s3-eth1): RTNETLINK answers: File exists

If you did not shut down the previous running mininet/containernet network (e.g. if you lose your connection to remote server), you will got the following error when you try to rerun your mininet network Traceback (most recent call last): File "./mynet.py", line 31, in <module> net.addLink(d2, s1) File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/net.py", line 403, in addLink File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 430, in __init__ File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 474, in makeIntfPair File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/util.py", line 202, in makeIntfPair Exception: Error creating interface pair (d2-eth0,s1-eth2): RTNETLINK answers: File exists In order to solve the problem, you need to clean up the previous running topology by using the following command sudo mn -c It will clean up all your cache. It will be something like this $ sudo mn -c *** Re

Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia

Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai.... Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama). #1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan) Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan. #2. Administrasi setelah melahirkan Di klinik biasanya tid