Thursday, September 13, 2007

Untuk yang sekarang kuanggap sebagai adikku

Aku tidak tahu, apakah kau membaca tulisan ini atau tidak. Yang aku tahu saat ini, bahwa seribu maafku pun tidak akan mampu menghapus gores lukamu. Tapi, maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku.

Percayalah, bahwa apa yang dulu pernah kita katakan sebagai cinta, saat ini masih kusebut ia sebagai sesuatu yang sama, walau maknanya sekarang harus berbeda. Adikku, percayalah, bahwa selalu ada yang terbaik dalam skenario yang Allah tetapkan. Dan Dia akan memberikan yang terbaik di saat terbaik.

4 comments:

top-iex said...

Setuju, Pak Arwan. Memang kadang pilihan hidup adalah susah. Dan kita sudah berusaha untuk memilih yang terbaik buat semuanya, tidak hanya terbaik buat diri kita. Walau kadang itu sakit.
Tetapi kalau memang pilihan yg tidak kita pilih adalah baik buat kita juga, pasti Allah SWT akan menunjukkan jalannya.

arwan said...

s e p a k a t

Mini said...

Lagi resah ya Pak...

Selalu perbanyak minta pertolongan Allah agar dipermudah menyelesaikan permasalahan.

Tak ada yang Allah berikan kepada hambaNya, dan pasti ada rahasia dibaliknya yaitu apa-apa yang akan kita ukir dalam setiap yang Allah titipkan tersebut.

masjay said...

Wah ternyata yo pernah menghancurkan hati wanita to pak? wakakaka