Skip to main content

Kurasa aku jatuh cinta lagi

Sejak semalam, aku merenungkan tentang pekerjaanku di UII yang sudah delapan bulan. Delapan bulan terasa begitu cepat, aku berpikir apakah karena memang tidak kurasakan atau karena aku menikmati pekerjaanku di sini sebagai dosen.

Setelah kupikir pikir, rasanya itu memang karena aku menikmati pekerjaanku sebagai dosen. Rasanya aku jatuh cinta pada pekerjaan ini. Rasanya senang sekali bisa belajar dan mengajari ilmu yang dipelajari itu.

Rasanya, indah sekali ketika bisa membuat mahasiswa tahu dan paham akan suatu ilmu. Senang sekali rasanya ketika setelah ikut kuliahku mahasiswa mendapatkan ide dari apa yang dipelajari di kelas. Senang sekali ketika mahasiswa bisa mengerti dan bisa mengerjakan semua yang aku ujikan. Senang sekali ketika di form yang kuajukan ke bagian nilai, ada beberapa mahasiswa yang nilainya 100. Aduh, senangnya….

Kurasa, aku jatuh cinta lagi, jatuh cinta dengan pekerjaanku sebagai dosen.

Comments

Melihat judulnya pertama kali, saya pikir apa yang terjadi dengan Pak Arwan sama dengan apa yang terjadi dengan saya. Tetapi ternyata berbeda, meskipun tetap ada persamaannya.

Persamaannya adalah sama-sama "jatuh cinta lagi".

Perbedaannya terletak pada obyeknya. Obyek cintanya Pak Arwan adalah sesuatu yang dibendakan (mengambil istilah resmi dalam Bahasa Indonesia, :D). Sedangkan obyek cinta saya adalah benda dalam bentuk orang.

Orang itu tidak hanya satu. Lebih tepatnya 3. Yaitu Mr. X, Mbah Darmo, dan Pak Arwan. Kecintaan saya pada mereka adalah dalam hal kecepatan memberikan jawaban saat mereka dipanggil. Jawaban mereka sangat cepat, seperti tidak perlu berpikir lagi.

Saya membayangkan suatu saat percakapan antara Pak Arwan dan saya seperti ini dapat dilakukan dengan cepat:
Pak Arwan : "Pak Taufiq"
Saya : "Pak Arwan"

Dengan nada dan secepat percakapan ini:
Saya : "Pak Arwan"
Pak Arwan : "Pak Taufiq"

Seperti percakapan ini:
Mr. X : "Mbah Darmo"
Mbah Darmo : "Mr. X"

Nb: Mohon maaf bagi yang tidak pernah menonton Asal Plesetan
Anonymous said…
Syahru Jihadiyah!!!

Di bulan Ramadhan yang mulia ini. Terkadang kata terucap menyakitkan dan tindakan tak terkendali. Keluarga besar "Mini"
Mohon keihklasan untuk dimaafkan. Dan semoga Ramadhan kali ini Bisa membentuk kita menjadi hamba yang taqwa kepadaNya.

Subhanallah...

Dalam hidup banyak sekali hal yang menumbuhkan rasa cinta.
cinta kepada Allah, karena Allah, untuk Allah adalah yang tertinggi.
Cinta pekerjaan untuk berda'wah. Hm, subhanallah.....
Saling berbagi ilmu kepada orang lain. Sungguh sangat menyenangkan.

Sungguh apapun yang kita lakukan jika bukan untukMu sia-sia Ya Rabbi...

Semoga kita termasuk roang-orang yang selalu diberi semangat, ilmu dan kesempatan memberikan manfaat kepada orla demi mendapat ridlo dan cintaNya. amiiin.........
Anonymous said…
Wah, selamat ya pak Dosen. Tapi koq facenya muda banget :)

Popular posts from this blog

Find JIRA issues mentioned in Confluence Page

I have been walking through a lot of pages in internet but have not found any answer except one. However, the answer is not complete, so I will share my experience here. This feature is very useful, especially to summarize the issues found during certain tests, where the tests are reported in a confluence page. I found that there are so many questions about this, but Atlassian seems does not want to bother with this request. I found one way to do this by the following tricks Take one JIRA issue that related to the target confluence page (in this case, say it is GET-895) Find the global ID of a JIRA issue: http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink It will show the JSON like this: [{"id":28293,"self":"http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink/28293","globalId":"appId=662e1ccf-94da-3121-96ae-053d90587b29&pageId=105485659","application":{

Mininet/Containernet Problem: Exception: Error creating interface pair (s2-eth5,s3-eth1): RTNETLINK answers: File exists

If you did not shut down the previous running mininet/containernet network (e.g. if you lose your connection to remote server), you will got the following error when you try to rerun your mininet network Traceback (most recent call last): File "./mynet.py", line 31, in <module> net.addLink(d2, s1) File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/net.py", line 403, in addLink File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 430, in __init__ File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 474, in makeIntfPair File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/util.py", line 202, in makeIntfPair Exception: Error creating interface pair (d2-eth0,s1-eth2): RTNETLINK answers: File exists In order to solve the problem, you need to clean up the previous running topology by using the following command sudo mn -c It will clean up all your cache. It will be something like this $ sudo mn -c *** Re

Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia

Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai.... Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama). #1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan) Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan. #2. Administrasi setelah melahirkan Di klinik biasanya tid