Skip to main content

Proses mencari akte kalahiran

Alhamdulillah Allah mengkaruniakan putra kepada kami berdua pada tanggal 5 november kemarin. Tujuh hari kemudian, kami memberinya nama Muhammad Dzaki Abdurrohman.

Setelah memberinya nama dan mengaqiqahinya, langkah selanjutnya adalah mencarikannya akte kelahiran. Bagi anda yang juga kebetulan mau mencari akte kelahiran untuk putra putrinya, barangkali sharing saya ini bisa membantu.

Pertama, siapkan surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan. Surat ini diperlukan untuk mendapatkan surat keterangan resmi dari kelurahan. Untuk mendapatkan surat ini di kelurahan, saya diminta membayar 3 ribu rupiah.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan nama putra putri kita ke dalam KK. Untuk mengurus ini, kita perlu membawa surat ketrrangan lahir dari kelurahan serta KK asli ke kecamatan. Untuk proses memperbarui KK ini, prosesnya gratis. Prosesnya seharusnya cepat, tapi untuk proses ini ternyata butuh waktu dua hari. (dulu pernah dlusap dlusup ke kantor kecamatan, memperbaiki komputer kecamatan. Setelah selesai pegawainya menghadiahi saya KTP baru, yang kebetulan hampir habis. Ternyata prosesnya hanya lima menit).

Langkah selanjutnya adalah melakukan legalisir foto kopi KK, KTP, surat kelahiran, dan surat nikah di kelurahan. Setelah itu, pergi ke dinas perijinan atau ke dinas catatan sipil. Kalau di bantul (ndak tahu kabupaten lain gimana), prosesnya di kantor dinas perijinan, bukan di catatan sipil. Syaratnya:
. KK yang dilegalisir
. Surat kelahiran yang dilegalisir
. Foto kopi ktp suami istri yang dilegalisir
. Foto kopi surat nikah yang dilegalisir
. Formulir permohonan dengan ditanda tangani dua orang saksi. Kalau kita tidak bawa saksi, biasanya di kantor sudah ada calo calo saksi. Cukup dengan membayar 5 ribu rupiah.

Setelah semua dokumen lengkap, tinggal serahkan semua dan tunggu. Biasanya prosesnya cepat dan bisa ditunggu. Untuk akte saya, saya masukkan dokumennya jam 10 dan selesai kira kira jam 11. Prosesnya juga gratis.

kalau mau dihitung hitung, anggaran untuk nyari akte adalah sebagai berikut:
. 3 ribu, untuk surat kelahiran kelurahan (padahal di formulir tercantum mbayarnya cuma 500)
. 5 ribu, kalau tidak bawa saksi. Kalau bawa saksi, ndak perlu.
. 5 ribu, untuk bensin.
. Berhubung tidak jajan, berarti total hanya habis kurang lebih 13 ribu rupiah.

semoga bermanfaat...

http://arwanahmad.com

Sent from my heart

Powered by silaturahim

Comments

Popular posts from this blog

Find JIRA issues mentioned in Confluence Page

I have been walking through a lot of pages in internet but have not found any answer except one. However, the answer is not complete, so I will share my experience here. This feature is very useful, especially to summarize the issues found during certain tests, where the tests are reported in a confluence page. I found that there are so many questions about this, but Atlassian seems does not want to bother with this request. I found one way to do this by the following tricks Take one JIRA issue that related to the target confluence page (in this case, say it is GET-895) Find the global ID of a JIRA issue: http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink It will show the JSON like this: [{"id":28293,"self":"http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink/28293","globalId":"appId=662e1ccf-94da-3121-96ae-053d90587b29&pageId=105485659","application":{

Mininet/Containernet Problem: Exception: Error creating interface pair (s2-eth5,s3-eth1): RTNETLINK answers: File exists

If you did not shut down the previous running mininet/containernet network (e.g. if you lose your connection to remote server), you will got the following error when you try to rerun your mininet network Traceback (most recent call last): File "./mynet.py", line 31, in <module> net.addLink(d2, s1) File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/net.py", line 403, in addLink File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 430, in __init__ File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 474, in makeIntfPair File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/util.py", line 202, in makeIntfPair Exception: Error creating interface pair (d2-eth0,s1-eth2): RTNETLINK answers: File exists In order to solve the problem, you need to clean up the previous running topology by using the following command sudo mn -c It will clean up all your cache. It will be something like this $ sudo mn -c *** Re

Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia

Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai.... Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama). #1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan) Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan. #2. Administrasi setelah melahirkan Di klinik biasanya tid