Thursday, December 3, 2009

Proses mencari akte kalahiran

Alhamdulillah Allah mengkaruniakan putra kepada kami berdua pada tanggal 5 november kemarin. Tujuh hari kemudian, kami memberinya nama Muhammad Dzaki Abdurrohman.

Setelah memberinya nama dan mengaqiqahinya, langkah selanjutnya adalah mencarikannya akte kelahiran. Bagi anda yang juga kebetulan mau mencari akte kelahiran untuk putra putrinya, barangkali sharing saya ini bisa membantu.

Pertama, siapkan surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan. Surat ini diperlukan untuk mendapatkan surat keterangan resmi dari kelurahan. Untuk mendapatkan surat ini di kelurahan, saya diminta membayar 3 ribu rupiah.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan nama putra putri kita ke dalam KK. Untuk mengurus ini, kita perlu membawa surat ketrrangan lahir dari kelurahan serta KK asli ke kecamatan. Untuk proses memperbarui KK ini, prosesnya gratis. Prosesnya seharusnya cepat, tapi untuk proses ini ternyata butuh waktu dua hari. (dulu pernah dlusap dlusup ke kantor kecamatan, memperbaiki komputer kecamatan. Setelah selesai pegawainya menghadiahi saya KTP baru, yang kebetulan hampir habis. Ternyata prosesnya hanya lima menit).

Langkah selanjutnya adalah melakukan legalisir foto kopi KK, KTP, surat kelahiran, dan surat nikah di kelurahan. Setelah itu, pergi ke dinas perijinan atau ke dinas catatan sipil. Kalau di bantul (ndak tahu kabupaten lain gimana), prosesnya di kantor dinas perijinan, bukan di catatan sipil. Syaratnya:
. KK yang dilegalisir
. Surat kelahiran yang dilegalisir
. Foto kopi ktp suami istri yang dilegalisir
. Foto kopi surat nikah yang dilegalisir
. Formulir permohonan dengan ditanda tangani dua orang saksi. Kalau kita tidak bawa saksi, biasanya di kantor sudah ada calo calo saksi. Cukup dengan membayar 5 ribu rupiah.

Setelah semua dokumen lengkap, tinggal serahkan semua dan tunggu. Biasanya prosesnya cepat dan bisa ditunggu. Untuk akte saya, saya masukkan dokumennya jam 10 dan selesai kira kira jam 11. Prosesnya juga gratis.

kalau mau dihitung hitung, anggaran untuk nyari akte adalah sebagai berikut:
. 3 ribu, untuk surat kelahiran kelurahan (padahal di formulir tercantum mbayarnya cuma 500)
. 5 ribu, kalau tidak bawa saksi. Kalau bawa saksi, ndak perlu.
. 5 ribu, untuk bensin.
. Berhubung tidak jajan, berarti total hanya habis kurang lebih 13 ribu rupiah.

semoga bermanfaat...

http://arwanahmad.com

Sent from my heart

Powered by silaturahim

No comments: