Skip to main content

Instalasi real player10GOLD di Ubuntu Gutsy Gibbon



Piuh, akhirnya perjuangan untuk menginstall real player terbayarkan. Bingung, kenapa ya, link untuk real player di real.com tidak bisa diikuti. Di-open in new tab, hasilnya malah layar kosong, di-save link as, juga hasilnya malah cuma 0 bytes, dikopi alamatnya trus di-download pake axel, juga sama hasilnya, cuma 0 bytes.

Perjuangan akhirnya berhenti di soft32.com, alhamdulillah di sana bisa menemukan RealPlayer10GOLD.bin.

Kira-kira, langkah-langkah perjuangan instalasi real player ini dapat dirangkum dalam beberapa langkah sebagai berikut:

1. Download RealPlayer10GOLD.bin dari sini

2. Setelah selesai donlot, segera buka terminal, kemudian arahkan ke folder dimana tadi anda nyimpan hasil donlotan.

3. Selanjutnya, ketikkan

sudo chmod +x RealPlayer10GOLD.bin.

Menurut penjelasan dari sini, perintah tersebut akan mengijinkan file tersebut untuk dieksekusi semua orang.

4. Selanjutnya, setelah kita bisa mengeksekusi, jalankan RealPlayer10GOLD.bin. caranya bisa melalui terminal dengan mengetikkan

./RealPlayer10GOLD.bin

atau mendouble klik pada file tersebut.

5. Apabila langkah ini tidak bisa dilakukan, maka langkah heroik yang bisa anda lakukan adalah menyamar lagi menjadi super user, dengan mengetikkan

sudo ./RealPlayer10GOLD.bin.

Lalu ikuti perintah-perintah yang ada di sana.

6. Setelah langkah-langkah di atas dilakukan, maka kita tinggal membuka menu Application kita, kemudian mengatakan "bismillah, sim salabim" (sim salabimnya nggak harus, tapi bismillahnya harus), maka dengan sendirinya di menu sound and video, akan terlihat realplayer

7. Kalau anda bilang "Mas, kok masih ndak bisa jalan, je...???" maka silahkan anda buka dimana folder tempat instalasi realplayer (ingat, folder instalasi, lho... bukan folder menaruh .bin nya). Kemudian, lihat folder RealPlayernya. Apabila ada tanda palangnya, maka anda bisa menyimpulkan dalam hitungan 3 detik bahwa folder dan semua hal yang berada di dalamnya dikuasai oleh negara (eh...root). Maka, kalau masalah seperti ini anda temui, maka solusinya adalah anda ketikkan

sudo chown arwan:arwan -Rh /home/arwan/RealPlayer

perintah itu akan mengganti kepemilikan folder RealPlayer menjadi punyanya user arwan yang user ini berada dalam usergroup arwan (silahkan anda sesuaikan nama usernya dan usergroupnya, serta alamat foldernya). Option -Rh akan menyebabkan perintah ini dijalankan secara rekursif, dengan kata lain, folder-folder yang jadi anak dan cucu serta cicitnya folder ini akan juga diubah kepemilikannya.

5. Tinggal anda jalankan lagi, dan ikuti langkah-langkahnya...

6. Selesai....

Comments

Anonymous said…
kok masi g bisa ya pak?
malah kluar :
./RealPlayer10GOLD.bin: error while loading shared libraries: libstdc++.so.5: cannot open shared object file: No such file or directory

gimana ya?
Anonymous said…
ck ck ck.. "sudo" ini memang luar biasa :D

btw, chmod +x sama chmod 777 tu fungsinya sama ga mas..?

Popular posts from this blog

Find JIRA issues mentioned in Confluence Page

I have been walking through a lot of pages in internet but have not found any answer except one. However, the answer is not complete, so I will share my experience here. This feature is very useful, especially to summarize the issues found during certain tests, where the tests are reported in a confluence page. I found that there are so many questions about this, but Atlassian seems does not want to bother with this request. I found one way to do this by the following tricks Take one JIRA issue that related to the target confluence page (in this case, say it is GET-895) Find the global ID of a JIRA issue: http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink It will show the JSON like this: [{"id":28293,"self":"http://bach.dc1.scram.com:8080/rest/api/latest/issue/GET-895/remotelink/28293","globalId":"appId=662e1ccf-94da-3121-96ae-053d90587b29&pageId=105485659","application":{

Mininet/Containernet Problem: Exception: Error creating interface pair (s2-eth5,s3-eth1): RTNETLINK answers: File exists

If you did not shut down the previous running mininet/containernet network (e.g. if you lose your connection to remote server), you will got the following error when you try to rerun your mininet network Traceback (most recent call last): File "./mynet.py", line 31, in <module> net.addLink(d2, s1) File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/net.py", line 403, in addLink File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 430, in __init__ File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/link.py", line 474, in makeIntfPair File "build/bdist.linux-x86_64/egg/mininet/util.py", line 202, in makeIntfPair Exception: Error creating interface pair (d2-eth0,s1-eth2): RTNETLINK answers: File exists In order to solve the problem, you need to clean up the previous running topology by using the following command sudo mn -c It will clean up all your cache. It will be something like this $ sudo mn -c *** Re

Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia

Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai.... Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama). #1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan) Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan. #2. Administrasi setelah melahirkan Di klinik biasanya tid