Skip to main content

Posts

Showing posts with the label pendidikan

Beberapa poin-poin penting berkait Adab-adab menuntut Ilmu

Dalam belajar atau menuntut ilmu, pengetahuan yang tidak kalah pentingnya dengan ilmu yang akan dipelajari adalah pengetahuan tentang adab menuntut ilmu. Pengetahuan tentang adab-adab mencari ilmu ini penting tidak hanya untuk menuntut ilmu syar'i, tapi juga semua jenis ilmu karena ( http://abufawaz.wordpress.com/2013/08/29/urgensi-dan-faedah-mempelajari-adab-adab-menuntut-ilmu/ ): Dapat membantu dan memudahkan perjalanan seorang hamba dalam menuntut ilmu. Dapat mengetahui ilmu apa yang harus diprioritaskan. Mengetahui bagaimana beraklhaq mulia terhadap guru, teman, orang tua, keluarga, dan orang lain Membuat ilmunya lebih bermanfaat dan barokah Menghiasi dirinya dengan sifat mulia seperti amanah, jujur, kasih sayang, dan lain-lain. Mengetahui bahwa lautan ilmu begitu luas, sehingga menghindarkan diri dari sombong, bangga diri, pamer, dan lain-lain. Berikut beberapa poin yang saya kutipkan dari kitab "Adab Thalabul 'Ilmi" yang saya dapatkan dari islamhouse.co...

Sejak kapan mulai mendidik anak?

Ketika berkunjung ke rumah co-supervisor saya, Dr. Ibrahima Faye, ada satu diskusi yang cukup menarik, yaitu tentang sejak kapan mulai mendidik anak. Fenomena "ah, dia kan masih kecil, biarkan saja" ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Orang2 tua di negara beliau pun (Senegal, Afrika) juga banyak yang punya pemahaman seperti itu. Sebenarnya, sejak kapan kita seharusnya mulai mendidik anak? Apakah ketika sudah dewasa, seperti kebanyakan orang orang? Atau kalau tidak, kapan? # Pendidikan sejak sebelum menikah # Dalam Islam, proses pendidikan anak sebenarnya dimulai jauh sebelum si anak diciptakan di dunia ini. Teringat dengan jelas pemaparan Ustadz Suprapto Ibnu Juraimi tentang seorang pemuda yang luar biasa. Pemuda itu adalah orang yang sangat jujur, yang tidak mau memakan yang belum jelas asal muasalnya meskipun hanya sebiji apel yang sudah terhanyutkan oleh sungai. Beliau sangat ingin memakan sebiji apel yang hanyut di sungai itu, tapi tidak mau memakannya sampai ...

Beginilah seharusnya pendidikan

Belajar di manapun selalu ada gunanya. Sejauh tetap sadar, bahwa sekolah hanyalah a window of reflection. Sekolah baru bisa disebut berhasil bila mampu menggugah orang untuk senantiasa belajar dan mencari. Fokusnya terletak pada membangkitkan motivasi agar orang mau belajar. Atau ilmu lebih ditempatkan sebagai pertanyaan terbuka ketimbang jawaban yang tertutup. (dikutip dari sebuah buku, yang aku lupa judul bukunya... Insya Allah kalau inget judulnya tak tulis) :D