Skip to main content

Posts

Showing posts with the label linux

Push docker container

In this post, I will give you an example for what I do to push a docker container into docker hub. Here I will use my repository in docker hub i.e. arwankhoiruddin/hadoopbuild . You can find it here: https://hub.docker.com/r/arwankhoiruddin/hadoopbuild/ In order to modify it, first I have to login $ docker login Login with your Docker ID to push and pull images from Docker Hub. If you don't have a Docker ID, head over to https://hub.docker.com to create one. Username (arwankhoiruddin): arwankhoiruddin Password: Login Succeeded Then I run the docker image $ docker run -it arwankhoiruddin/hadoopbuild /bin/bash If it is not in my computer, it will download automatically from docker hub. After I finish, I type exit and I can save the changes into the docker hub. Followings are the steps $ docker ps -a CONTAINER ID IMAGE COMMAND CREATED STATUS PORTS NAMES 856e2774909...

Android studio in ubuntu - problem: 'tools.jar' seems to be not in Android Studio classpath. Please ensure JAVA_HOME points to JDK rather than JRE.

I love coding, especially Java. Because Android apps is written in Java, I would love to make one as well. Unfortunately, when I tried to install Android Studio on my Ubuntu yesterday, I got this error message: 'tools.jar' seems to be not in Android Studio classpath. Please ensure JAVA_HOME points to JDK rather than JRE. When I google on this error, there are so many websites and forums discuss about this error as well as the solutions. However, in linux (or ubuntu in my case), sometime we have different environment so that the solution will not always work (sometimes we have to do another thing before or after that solution). And this also happen in this case. Here are what I did then: 1. Know what exactly the problem is: the problem is that the JAVA_HOME in my system did not point to JDK. Instead, it points to a JRE. JRE can only be used to run java applications, not to build them. 2. Check the java path used by the system. In terminal, I typed the following: ...

Install Google Chrome in Ubuntu

Google chrome, a fast new browser, is now available for linux. That is the sentence I was waiting for. Now we can install google chrome for our linux. Just open this and click the button "download google chrome" on the right. The button will bring you to EULA (End User License Agreement) page, just choose which package you want to download. Or if you are using 32-bit ubuntu, just point to this link . If you use ubuntu, easier for you to directly open the downloaded package with ubuntu software center. What you need is just push the 'install' button, and all is done for you. Happy chroming with ubuntu...

Solusi problem di karmic: cannot update .ICEauthority

Welcome to the jungle... Menurut saya, linux adalah seperti sebuah hutan belantara. Antara satu entitas dengan entitas yang lain sering saling terpisah. Di hutan belantara, kalau kita meletakkan seekor atau sekawanan hewan baru berarti alam perlu menyesuaikan diri agar menjadi seimbang. Demikian juga dengan linux, ketika kita menginstall sesuatu yang baru, kadang linux harus kita set ulang, karena kadang ada masalah-masalah yang timbul di tempat lain gara-gara spesies software yang baru kita letakkan di hutan linux itu. Salah satu buktinya adalah pada waktu saya nginstall karmic (ubuntu 9.10). Setelah saya nginstall semuanya, saatnya saya menginstall virtualbox kemudian menginstall windows xp dan customisasi XP itu. Instalasi berjalan lancar. XP juga berjalan lancar. Tapi, ketika saya reboot linux saya, eee... tahu-tahu muncul peringatan pada saat mau login: could not update .ICEauthority. Saya pencet OK, lha kok malah toolbarnya linux malah hilang... We la dalah... piye iki... Browse ...

User is not in the sudoers file (ubuntu)

Ketika saya menggunakan user yang bukan user default, saya mau melakukan sudo untuk mengedit sebuah file konfigurasi. Akan tetapi, muncul peringatan "user is not in the sudoers file". Saya coba untuk melihat group dari user yang sedang saya gunakan, saya kemudian coba ubah menjadi root. Setelah saya logout dan balik lagi, ternyata pesan itu muncul lagi. Setelah saya otak-ati lagi, ternyata user yang boleh melakukan sudo bukan user yang ada dalam group root, tapi admin. Kalau anda menghadapi masalah serupa, lakukan langkah-langkah sebagai berikut: - system --> administration --> users and groups - unlock, masukkan password - dalam tab 'advance', ubah group user anda menjadi group admin - logout - login lagi - coba buka terminal. kalau sudah ada keterangan di atas, "to run a command as administrator.....", maka itu berarti anda sudah bisa melakukan sudo. Selamat mencoba.

Update JRE pada Ubuntu

Telah kita ketahui bahwa Java merupakan bahasa yang multiplatform, yang bisa berjalan di banyak sistem operasi. Sekali membuat program, maka bisa dijalankan di mana saja, asalkan di sistem operasi "induk" terdapat Java Environmentnya. Untuk instalasi JDK (Java Development Kit) atau JRE (Java Runtime Environment) di linux, mungkin teman-teman agak mengalami kesulitan, karena pada beberapa distro linux, misalkan ubuntu, walaupun kita sudah menginstall JRE, tapi JRE sistem tidak otomatis terupdate. Berikut cara mengupdate JRE di ubuntu: 1. misal kita download JDKnya saja sekalian, biar bisa untuk develop Java. Mis yang kita donlot bernama: jdk6u3.bin di  forlder /home/arwan. 2. Buka terminal dan arahkan ke folder dimana master jdk berada 3. ketikkan: $ chmod +x jdk6u3.bin 4. jalankan file tersebut: $ ./jdk6u3.bin 5. Tekan enter sampai EULAnya (End User License Agreement) habis, lalu ketikkan "yes" 6. Update konfigurasi java, ketikkan:     $ sudo update-alternatives --i...

Merayu Hardy Heron untuk auto-mount disk

Kalau anda adalah pengguna ubuntu yang berpindah dari ubuntu sebelumnya ke Hardy, maka ada satu hal yang berbeda yang ada di Hardy. Ketika anda masuk ke sistem, hard disk yang terpasang di komputer anda tidak akan di-mount secara otomatis. Agar bisa ter-mount, cara manual yang bisa anda tempuh adalah dengan pergi ke --> Places --> Computer, kemudian nge-klik disk satu demi satu. Tapi, tentu saja hal ini repot sekali, kan? Oleh karena itu, lebih baik kita set untuk automount. Ini dia caranya: - ketikkan di terminal: $sudo blkid, perintah ini akan menampilkan id disk dan tipenya. - buka tab terminal baru, kemudian ketikkan: $sudo gedit /etc/fstab - buatlah beberapa folder baru di bawah folder /media untuk penamaan disk-disk yang akan kita mount nanti. Misalkan: /media/disk-0, kemudian /media/disk-1, dan sebagainya - tambahkan disk-disk yang akan di-mount dengan format penulisan sbb: UUID=NUMBER_ID /media/FOLDER_MOUNT TIPE defaults,umask=007,gid=46 0 0 Keterangan: NUMBER_ID ...

Mengatasi bug: ata1: port is slow to respond, please be patient (Status 0xd0)

Bug ini muncul sejak pertama kali saya menginstall ubuntu (ketika itu pakai Gutsy). Saya pikir, di Hardy hal itu sudah diatasi, tapi ternyata dengan Hardy masalah itu juga masih muncul. Masalah yang timbul adalah linux sering hang yang lamanya 'kagak nahan'. Sekali hang, biasanya lebih dari 30 detik, bahkan pernah sampai kurang lebih 5 menitan. Ternyata, hal ini terjadi karena terjadi eksepsi exception Emask 0x0 SAct 0x0 SErr 0x0 action 0x2. Nha, untuk mengatasi, ini caranya: - edit /etc/initramfs-tools/modules dengan editor misalkan gedit. Di terminal, ketikkan $ sudo gedit /etc/initramfs-tools/modules - pada file modules, tambahkan baris-baris berikut: piix ide_generic ide_cd ide_disk # blacklist bad driver blacklist ata_piix # prevent unnecessary modules from being loaded (you don't need to do this) blacklist ata_generic blacklist libata blacklist scsi_mod - kemudian setelah disimpan, lakukan pengupdatean intuk initramfs dengan mengetikkan: $ sudo update-initramfs -u M...