Skip to main content

Posts

Showing posts with the label islam

Sejak kapan mulai mendidik anak?

Ketika berkunjung ke rumah co-supervisor saya, Dr. Ibrahima Faye, ada satu diskusi yang cukup menarik, yaitu tentang sejak kapan mulai mendidik anak. Fenomena "ah, dia kan masih kecil, biarkan saja" ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Orang2 tua di negara beliau pun (Senegal, Afrika) juga banyak yang punya pemahaman seperti itu. Sebenarnya, sejak kapan kita seharusnya mulai mendidik anak? Apakah ketika sudah dewasa, seperti kebanyakan orang orang? Atau kalau tidak, kapan? # Pendidikan sejak sebelum menikah # Dalam Islam, proses pendidikan anak sebenarnya dimulai jauh sebelum si anak diciptakan di dunia ini. Teringat dengan jelas pemaparan Ustadz Suprapto Ibnu Juraimi tentang seorang pemuda yang luar biasa. Pemuda itu adalah orang yang sangat jujur, yang tidak mau memakan yang belum jelas asal muasalnya meskipun hanya sebiji apel yang sudah terhanyutkan oleh sungai. Beliau sangat ingin memakan sebiji apel yang hanyut di sungai itu, tapi tidak mau memakannya sampai ...

Pelajaran dari gasing warna

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya siang dan malam, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi ulil albab" (QS. Ali Imran: 190). Dulu, di SMP saya, ada percobaan fisika untuk membuat gasing warna. Intinya adalah kita membuat gasing yang kemudian di pinggir-pinggirnya kita beri warna bermacam-macam: merah, hijau, kuning, hitam, biru, coklat, dan lain-lain (kecuali warna putih). Gasing itu kemudian kita putar, dan.... kagetlah kita ketika itu, ternyata, yang muncul bukan lagi warna yang kita tempel-tempel tadi. Warna warna itu seolah hilang dan justru muncul satu warna yang tidak pernah kita munculkan sebelumnya yaitu warna putih. Menurut saya, ini adalah pelajaran luar biasa dari Allah untuk kita, bahwa perbedaan di dunia ini memang selalu ada. Ketika perbedaan itu disinergikan, diarahkan ke satu arah yang sama, maka yang muncul bukan lagi warna merah, hijau, biru, dan lain-lain, akan tetapi yang muncul adalah warna yang suci dan bersih, yaitu...

Bekam

Rasulullah adalah teladan dan sumber ilmu dalam banyak hal. Salah satunya adalah dalam hal kesehatan. Ada satu tradisi kesehatan Rasulullah yang akhir-akhir ini jadi fenomena yaitu bekam. Bekam adalah sebuah cara pengobatan dengan cara menyayat atau sedikit menusuk bagian tubuh tertentu kemudian menyedot darah di bagian tersebut dengan menggunakan "kop". Pada zaman Rasul, kop yang digunakan adalah dari tanduk. Pada masa kini, kop yang digunakan adalah dari gelas yang dirancang khusus untuk mempermudah proses bekam. Pada masa Rasulullah, ada sembilan titik tubuh yang dibekam, salah satunya adalah kahil. Kahil adalah tempat di bagian belakang tubuh yang berada di antara dua tulang iga agak ke atas. Kahil adalah tempat paling favoritnya Rasul, karena setiap bekam Rasul meminta untuk selalu membekam Kahil. Konon, setelah diteliti dunia medis, kahil adalah tempat yang merupakan pusat dari semua aliran darah, sehingga wajar jika Allah mengilhamkan kepada Rasul untuk membekam daerah...

Memanggil istri/suami

Beberapa dari kita memanggil istri dengan sebutan "ibu", "umi", "mama" atau sebutan-sebutan lain yang serupa. Demikian juga istri juga memanggil suami dengan sebutan "bapak", "abi", "papa" atau sebutan-sebutan lain yang serupa. Ada sebuah kajian yang menarik tentang panggilan terhadap pasangan hidup kita ini, yang pada tanggal 25 Desember 2008 lalu disampaikan oleh Ustadz Asep Shalahudin, salah seorang anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah. Menurut beliau, panggilan ini adalah panggilan dari seorang anak kepada orang tuanya. Panggilan "ibu" adalah panggilan seorang anak kepada seorang yang telah melahirkannya. Demikian juga panggilan "ayah" adalah panggilan seorang anak kepada beliau yang menjadi partner ibu dalam memanggilnya ke dunia dan kemudian memelihara dan mendidiknya. Dengan demikian, maka tidak selayaknya bagi seorang menggunakan panggilan ini untuk pasangannya, karena posisinya yang akan kemudian...